America

Seattle – Musim gugur 2017 – Hari ke-4

Last full day di Seattle (hix hix), huaiyah beberapa bulan kemudian kembali lagi wok. Kekeke. Hari ini kita sekeluarga slow start karena bingung mau kemana. Kita udah gak ada ambisi harus ke sini ke situ, tapi sayang kalo hari ini terbuang sia-sia. Gue ngide ke Kerry Park dengan antisipasi ortu akan memilih untuk belanja aja, tapi ternyata gayung bersambut pemirsa. Btw di Kerry Park, rencananya kita bisa lihat skyline Seattle jikalau cuaca cukup cerah. Kalo cerah banget, Mt. Rainier bisa kelihatan. Spoiler nih, meskipun cuaca cerah, tapi gunungnya engga keliatan. Hix. Hahaha.

Kita naik uber dari hotel ke Kerry Park dan pas banget supir uber kita ramah banget dan agaknya side job-nya tour guide juga; dia ngobrol tentang kota Seattle, tempat apa aja yang musti dikunjungi dan sebagainya. Hari keempat kita semacam terselamatkan berkat doi. Karena tahu kita mau ke Kerry Park, si pak supir kasih kita inside information kalo ada taman lain yang menghadap laut dan pemandangan so indah. Biasanya turis nggak tahu karena tamannya masuk ke daerah perumahan. Terus dia saranin setelah itu ke Ballard Locks buat lihat migrasi salmon.

Kita jalanin semua saran dia, dan bole kita kasih seal of approval. Tamannya bagus dan engga ada turis sama sekali (kecuali kita bertiga). Cocok kayaknya buat sambil baca buku dan ngopi, sekalian merenung.

DSC06201 DSC06223

DSC06217 Setelah puas foto-foto di taman (dan depan rumah orang juga karena pohonnya bagus), kita ke Ballard Locks naik uber lagi. Di sini kalo gak salah adalah fasilitas tentara Amerika, dan buat transportasi juga katanya. Jadi orang yang berlayar dari laut, bisa masuk ke sungai lewat fasilitas ini, begitu pula sebaliknya. Kita juga bisa lihat salmon run di sini melalui akses tangki air tempat salmon-salmon berenang. Pas kita ke sana, season salmon run-nya udah mau selesai untuk di Ballard Locks, jadi engga banyak ikan di dalam tangki. Tapi adalah satu-dua ikan berenang ke sana kemari. Kata petugasnya, kalo lagi peak season, satu tangki itu isinya cuma ikan salmon aja. Rusuh. Mirip moshing kali ya (yiiihhhaaa). DSC06248

DSC06249 DSC06260

Teruzz kita pulang ke hotel, dengan sebelumnya mampir dulu beli poke bowl ukuran besar. Menyesal euy. Gede banget porsinya. Tapi enak!

DSC06282

Wah pemirsah!!! Ini kelar kita cerita Seattle-nya (setelah setahun). Meski begitu, aku akan masih nulis beberapa post lagi tentang Seattle (mungkin satu? Dua? Seperti Yakult?) karena April sempet pergi lagi dan mengunjungi tempat yang berbeda. Setelah itu aku akan lanjut tulis pengalaman-pengalaman aku selama di Vancouver. Waw sister, telat banget yha. Ditunggu ya pemirsah..

Beberapa patah kata sebagai penutup semu?

Di antara kota yang udah pernah gue kunjungi, gue merasa Seattle yang paling berkesan. Mungkin karena cuma liburan ini yang gue engga ngotot harus ke sana ke mari. Yang udah kejadian biasanya kita super capek, gak realistis dan kalo pergi bareng orang lain ujung-ujungnya berantem. Mungkin juga karena Seattle udaranya enak, pemandangannya bagus, dan kotanya bisa serius tapi bisa juga santai. Woles lah vibes-nya (dat lumberjack vibes!?!?!). 14/10 akan consider main ke Seattle lagi misal lagi kepingin liburan iseng.

Advertisements

2 replies »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s